Pengantar
Setiap hari kita berinteraksi dengan manusia yang memiliki karakteristik berbeda. Ada mahasiswa yang cepat memahami materi, ada yang membutuhkan penjelasan berulang. Ada yang aktif berbicara dalam diskusi, sementara yang lain lebih nyaman mendengarkan. Ada yang mudah termotivasi, tetapi ada pula yang membutuhkan dorongan dari lingkungan.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa manusia bukanlah individu yang seragam.
Dalam konteks pendidikan, memahami perbedaan manusia menjadi sangat penting. Seorang pendidik tidak cukup hanya menguasai materi yang akan disampaikan. Pendidik juga perlu memahami bagaimana peserta didik berpikir, belajar, merasakan, berkembang, berinteraksi, dan merespons lingkungan.
Di sinilah Psikologi Pendidikan memiliki peran penting.
1. DEFINISI PSIKOLOGI
Apa yang dimaksud dengan psikologi?
Secara sederhana, psikologi dapat dipahami sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia.
Kata psikologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu:
Dalam perkembangannya, psikologi tidak hanya berbicara tentang “jiwa” secara abstrak, tetapi berkembang sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental berdasarkan pendekatan ilmiah.
Perilaku
Perilaku merupakan sesuatu yang dapat diamati, misalnya:
Proses mental
Proses mental merupakan aktivitas yang terjadi dalam diri seseorang, misalnya:
Dengan demikian, psikologi berusaha memahami apa yang dilakukan manusia dan proses psikologis yang berkaitan dengan perilaku tersebut.
Contoh dalam pendidikan
Seorang mahasiswa terlihat diam selama diskusi.
Kita dapat melihat perilakunya: diam.
Namun, kita tidak dapat langsung mengetahui penyebabnya.
Apakah ia:
Inilah salah satu cara berpikir psikologis:
Perilaku yang sama belum tentu memiliki penyebab yang sama.
2. DEFINISI PENDIDIKAN
Apa yang dimaksud dengan pendidikan?
Pendidikan merupakan proses yang membantu manusia untuk belajar, berkembang, memperoleh pengetahuan dan keterampilan, membentuk sikap, serta mengembangkan potensi dirinya.
Pendidikan tidak hanya terjadi ketika seseorang berada di dalam kelas.
Belajar dan berkembang dapat berlangsung melalui:
Oleh karena itu, pendidikan memiliki cakupan yang luas.
Pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan
Pendidikan sering kali dipahami sebagai proses menyampaikan materi dari guru kepada peserta didik.
Padahal pendidikan memiliki tujuan yang lebih luas.
Pendidikan diharapkan dapat membantu seseorang mengalami perubahan dalam berbagai aspek.
Misalnya:
Tidak tahu → menjadi tahu
Tidak mampu → menjadi mampu
Belum memahami → menjadi memahami
Belum terampil → menjadi terampil
Belum matang → berkembang menjadi lebih matang
Dengan demikian, pendidikan berkaitan dengan proses perkembangan manusia secara menyeluruh.
3. DEFINISI PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Setelah memahami pengertian psikologi dan pendidikan, kita dapat menghubungkan keduanya.
Psikologi
Mempelajari:
perilaku dan proses mental manusia
Pendidikan
Berkaitan dengan:
proses belajar dan perkembangan manusia
PSIKOLOGI PENDIDIKAN
dapat dipahami sebagai bidang psikologi yang mempelajari perilaku dan proses mental yang berkaitan dengan proses belajar, perkembangan, pembelajaran, serta lingkungan pendidikan.
Secara praktis, psikologi pendidikan membantu pendidik memahami:
Bagaimana manusia belajar?
Apa yang memengaruhi proses belajar?
Bagaimana perkembangan peserta didik berkaitan dengan pembelajaran?
4. MENGAPA PSIKOLOGI PENDIDIKAN PENTING?
Bayangkan seorang guru menghadapi siswa yang tidak mengerjakan tugas.
Ada dua kemungkinan cara melihat situasi tersebut.
Cara pertama
“Anak ini malas.”
Kemudian guru memberikan hukuman.
Cara kedua
Guru mencoba mencari tahu:
“Apa yang menyebabkan anak ini tidak mengerjakan tugas?”
Kemungkinan yang ditemukan:
mengalami kesulitan belajar,
kurang motivasi,
memiliki masalah dengan teman,
sedang mengalami persoalan keluarga,
tidak memiliki fasilitas belajar,
merasa takut salah,
atau faktor lainnya.
Pendekatan psikologi pendidikan tidak berarti membenarkan semua perilaku peserta didik.
Namun, pendekatan ini membantu pendidik:
memahami sebelum mengambil tindakan.
5. RUANG LINGKUP PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Psikologi pendidikan memiliki ruang lingkup yang luas karena proses pendidikan melibatkan manusia secara keseluruhan.
Beberapa aspek penting yang perlu dipahami antara lain:
A. Perkembangan Peserta Didik
Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana peserta didik berkembang dalam berbagai aspek:
fisik,kognitif,
sosial,
emosional,
moral.
Pendidik perlu memahami bahwa kebutuhan anak usia dini, siswa sekolah dasar, remaja, dan mahasiswa tidak selalu sama.
B. Belajar
Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana seseorang memperoleh perubahan melalui pengalaman dan proses belajar.
Hal yang berkaitan dengan belajar antara lain:
perhatian,persepsi,
ingatan,
pemahaman,
pengalaman,
latihan,
lingkungan belajar.
C. Motivasi
Motivasi berkaitan dengan dorongan yang membuat seseorang mau melakukan aktivitas tertentu.
Dalam pendidikan, motivasi berpengaruh terhadap:
kemauan belajar,ketekunan,
keterlibatan,
usaha,
pencapaian tujuan belajar.
Pertanyaan pentingnya:
Mengapa ada mahasiswa yang belajar karena ingin memahami, sementara yang lain hanya belajar ketika akan ujian?
D. Proses Kognitif
Kognitif berkaitan dengan proses mental seperti:
berpikir,mengingat,
memahami,
memecahkan masalah,
mengambil keputusan,
mengolah informasi.
Pendidik perlu memahami bagaimana peserta didik menerima dan mengolah informasi.
E. Emosi
Belajar tidak hanya melibatkan otak, tetapi juga emosi.
Kondisi seperti:
takut,cemas,
senang,
bosan,
percaya diri,
frustrasi
dapat berkaitan dengan pengalaman belajar seseorang.
Karena itu, lingkungan pembelajaran perlu memperhatikan aspek emosional peserta didik.
F. Interaksi Sosial
Manusia belajar bersama manusia lain.
Psikologi pendidikan juga memperhatikan:
hubungan guru dan peserta didik,hubungan antarmahasiswa,
kerja kelompok,
komunikasi,
penerimaan teman sebaya,
lingkungan sosial.
G. Pembelajaran dan Pengajaran
Psikologi pendidikan membantu pendidik memahami bagaimana merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Misalnya mempertimbangkan:
metode pembelajaran,media,
aktivitas,
lingkungan,
karakteristik peserta didik.
H. Asesmen dan Evaluasi
Psikologi pendidikan juga berkaitan dengan bagaimana pendidik memperoleh informasi mengenai:
perkembangan,kemampuan,
proses belajar,
hasil belajar.
Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan langkah pembelajaran berikutnya.
6. HUBUNGAN KEEMPAT KONSEP
Mahasiswa perlu memahami bahwa keempat materi ini tidak berdiri sendiri.
Hubungannya dapat digambarkan:
PSIKOLOGI
PENDIDIKAN
PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Kemudian kita melihat:
Perkembangan → Belajar → Motivasi → Kognisi → Emosi → Interaksi → Pembelajaran → Asesmen
Semua saling berkaitan.
7. CONTOH SEDERHANA
Perhatikan kasus berikut:
Rina selalu mendapatkan nilai rendah. Ia juga jarang bertanya di kelas.
“Rina tidak pintar”?
Kita perlu melihat lebih jauh.
Mungkin:
Nilai rendah
↓
berkaitan dengan
cara belajar
↓
yang mungkin berkaitan dengan
motivasi
↓
yang mungkin berkaitan dengan
emosi atau pengalaman belajar
↓
yang juga dapat berkaitan dengan
lingkungan sosial
Di sinilah psikologi pendidikan membantu pendidik melihat peserta didik secara lebih utuh.
8. KESIMPULAN
Dari pembahasan ini dapat disimpulkan:
a. Psikologi mempelajari perilaku dan proses mental manusia.
b. Pendidikan merupakan proses yang membantu manusia belajar dan berkembang.
c. Psikologi Pendidikan mempelajari aspek psikologis yang berkaitan dengan belajar, perkembangan, pembelajaran, dan lingkungan pendidikan.
d. Ruang lingkup psikologi pendidikan mencakup berbagai aspek, antara lain:
perkembangan – belajar – motivasi – kognisi – emosi – interaksi sosial – pembelajaran – asesmen/evaluasi.
Kalimat kunci:
“Pendidik tidak hanya perlu tahu apa yang harus diajarkan, tetapi juga memahami siapa yang sedang belajar.”





Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung.