{padding: 20px; margin: 10px; background:#ffffff;}

Jumat, 02 Januari 2026

Keterampian Self-Help & Self-Control pada Anak Usia Dini


a. Pengertian Keterampilan Self-Help & Self-Control pada AUD

Keterampilan self-help pada anak usia dini adalah kemampuan anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri sesuai tahap perkembangannya, tanpa ketergantungan berlebihan pada orang dewasa. Keterampilan ini meliputi kemampuan merawat diri, mengurus kebutuhan pribadi, serta menjalankan rutinitas sederhana seperti makan, berpakaian, dan menjaga kebersihan diri.

Sementara itu, keterampilan self-control adalah kemampuan anak untuk mengendalikan emosi, perilaku, dan dorongan diri agar sesuai dengan aturan, situasi, dan norma sosial yang berlaku. Self-control membantu anak belajar menunda keinginan, mengelola rasa marah, sabar menunggu giliran, serta mematuhi aturan sederhana.

Pada anak usia dini, kedua keterampilan ini berkembang secara bertahap dan saling berkaitan. Anak yang memiliki keterampilan self-help yang baik cenderung lebih percaya diri, sedangkan kemampuan self-control membantu anak menampilkan perilaku yang lebih adaptif dalam lingkungan sosial.


b. Aspek-aspek Keterampilan Self-Help & Self-Control

Aspek Keterampilan Self-Help:

  1. Perawatan diri (personal care)
    Kemampuan anak untuk makan sendiri, mencuci tangan, menggosok gigi, dan menggunakan toilet sesuai usianya.

  2. Berpakaian dan merapikan diri
    Anak mampu memakai dan melepas pakaian, sepatu, serta merapikan barang pribadinya.

  3. Kemandirian aktivitas harian
    Anak dapat melakukan rutinitas sederhana seperti membereskan mainan, menyiapkan perlengkapan belajar, dan mengikuti jadwal harian.

  4. Keselamatan diri
    Anak mengenal perilaku aman, seperti berhati-hati saat bermain dan menghindari benda berbahaya.

Aspek Keterampilan Self-Control:

  1. Pengendalian emosi
    Kemampuan anak mengenali dan mengekspresikan emosi secara tepat, seperti tidak meluapkan kemarahan berlebihan.

  2. Pengendalian perilaku
    Anak mampu mengikuti aturan, menunggu giliran, dan tidak bertindak impulsif.

  3. Kemampuan fokus dan perhatian
    Anak dapat berkonsentrasi pada kegiatan dalam waktu tertentu sesuai tahap perkembangannya.

  4. Regulasi diri sosial
    Anak mampu menyesuaikan perilaku saat berinteraksi dengan teman dan orang dewasa.


c. Faktor yang Memengaruhi Self-Help & Self-Control

  1. Pola asuh orang tua
    Pola asuh yang memberikan kesempatan anak untuk mencoba sendiri, disertai bimbingan dan dukungan, sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemandirian dan pengendalian diri.

  2. Lingkungan keluarga dan sekolah
    Lingkungan yang aman, konsisten, dan penuh keteladanan membantu anak belajar disiplin dan mandiri.

  3. Usia dan kematangan perkembangan
    Perkembangan self-help dan self-control sejalan dengan bertambahnya usia dan kematangan fisik, kognitif, serta emosional anak.

  4. Modeling dari orang dewasa
    Anak meniru perilaku orang tua dan guru dalam mengelola emosi serta menyelesaikan tugas.

  5. Kondisi emosi dan pengalaman anak
    Pengalaman positif, rasa aman, dan hubungan yang hangat membantu anak mengembangkan kontrol diri yang lebih baik.

  6. Konsistensi aturan dan pembiasaan
    Aturan yang jelas dan diterapkan secara konsisten membantu anak memahami batasan perilaku.


d. Fungsi Keterampilan Self-Help & Self-Control pada AUD

  1. Menumbuhkan kemandirian anak
    Anak tidak bergantung sepenuhnya pada orang dewasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  2. Meningkatkan rasa percaya diri
    Keberhasilan melakukan tugas secara mandiri membuat anak merasa mampu dan berharga.

  3. Membentuk disiplin dan tanggung jawab
    Anak belajar mematuhi aturan serta bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

  4. Mendukung perkembangan sosial-emosional
    Anak lebih mampu berinteraksi secara positif dengan teman sebaya dan lingkungan.

  5. Mempersiapkan kesiapan sekolah
    Keterampilan ini membantu anak beradaptasi dengan tuntutan belajar di jenjang pendidikan selanjutnya.

  6. Mengurangi perilaku bermasalah
    Anak yang memiliki self-control baik cenderung lebih mampu mengelola emosi dan perilaku negatif.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung.